Mengenal Kayu Maple – Kegunaan material kayu dari dulu hingga sekarang sangat beragam, dan selalu berkembang seiring berjalannya waktu.
Di era yang modern ini penggunaan material kayu sudah semakin naik pesat, terutama untuk kebutuhan di dalam dunia industri furniture atau bahan mebel, serta konstruksi dan elemen dekorasi bangunan.
Beragam jenis kayu komersial pun tidak luput dari peranan keperluan di berbagai bidang guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Salah satu jenis kayu yang populer di Indonesia dan cukup banyak dimanfaatkan adalah kayu jati perhutani sebab selain punya kualitas yang tinggi, namun juga memiliki karakteristik tampilan yang mumpuni.
Selain jati, terdapat salah satu kayu komersial yang tidak kalah menarik dan cukup banyak dicari oleh sebagian besar produsen sebagai alternatif pilihan yaitu kayu maple.
Ciri-ciri pohon maple
Maple atau pohon maple menjadi tanaman incaran kolektor hias karena bentuk daunnya yang unik, 5 ujung runcing yang didukung oleh tampilan warna yang berbeda-beda, antara lain kuning, hijau, oranye, merah. Karena keunikannya, daun maple telah menjadi simbol ikonik pada bendera Kanada.

Habitat asli pohon maple terdiri dari 4 musim negara, dan pohon maple juga tidak hanya terdiri dari satu spesies, tetapi juga memiliki 125 spesies yang tersebar di seluruh dunia, termasuk Afrika, Amerika, Asia dan Eropa.
Tanaman ini membutuhkan pasokan air yang cukup, sehingga jika kondisi lingkungan sekitar tidak mendukungnya, kemungkinan besar daun akan rontok, atau lebih buruk lagi, maple akan mati.
Maple yang tumbuh secara alami dapat mencapai ketinggian 10 hingga 45 meter, tetapi sebagai semak, ada juga yang tingginya hanya 10 meter dengan batang yang lebih kecil.
Salah satu keunikan dari pohon maple ini ialah sewaktu-waktu dapat mengeluarkan getah berwarna yang terasa manis dari batang kayunya.
Artikel terkait : Ciri-ciri kayu oak Indonesia
Karakteristik kayu maple

Setiap jenis kayu komersial pada umumnya memiliki ciri khas atau karakteristik utama yang berbeda-beda. Begitu pula halnya pada kayu maple yang satu ini.
1. Jenis-jenis maple
Perlu kalian ketahui bahwasanya kayu maple ini terbagi menjadi 2 jenis, ada jenis kayu keras dan kayu lunak. Sehingga keduanya memiliki manfaat dan karakteristik yang berbeda-beda.
- Jenis maple keras : Berasal dari pohon maple yang memiliki daun lebar, biasanya dimanfaatkan untuk kebutuhan konstruksi bangunan, elemen dekoratif, bahan baku perabotan hingga lantai kayu parket.
- Jenis maple lunak : Berasal dari pohon maple dengan bentuk daun yang lonjong, kegunaannya kebanyakan dipakai untuk bahan kerajinan, membuat gitar dan papan skateboard.
2. Tekstur kayu

Ciri-ciri kayu maple yang cukup populer ialah mempunyai tampilan tekstur yang menarik dan terasa halus ketika diraba.
Maple wood memang mempunyai tekstur halus dan terlihat urat kayu atau serat yang lurus, sehingga tidak heran jika kebanyakan orang memanfaatkannya sebagai bahan baku pembuatan furniture atau perabotan rumah tangga.
3. Warna kayu
Pada maple kayu kalian akan cukup sulit melihat ciri khas warna kayunya, sebab warna kayu tersebut cukup beragam. Tergantung faktor usia kayu dan faktor lingkungan habitatnya.
Biasanya bagian teras kayu berwarna krem terang, sementara bagian dalamnya atau gubal kayu cenderung berwarna coklat muda hingga coklat kemerahan mirip seperti kayu merbau.
4. Tingkat kekerasan kayu

Seperti yang sudah dijelaskan diawal, bahwa kayu maple ini mempunyai 2 jenis kayu yang berbeda. Tipe keras dan lunak. Perbedaan ini tentunya berpengaruh pada tingkat kekerasan setiap jenisnya.
Jenis maple lunak mempunyai tingkat kekerasan yang berada di sekitar 4000 newton, sedangkan jenis maple keras memiliki tingkat kekerasan diatas 6000 newton.
Baca juga : 5 Fakta menarik tentang kayu keruing
Kelebihan maple wood

Setiap jenis kayu komersial pada umumnya memiliki sisi kelebihan dan kekurangannya tersendiri, begitu juga halnya pada kayu maple yang terdapat beberapa poin keunggulan yang jarang dimiliki oleh jenis kayu kebanyakan.
Apa sajakah itu? Simak ulasannya dibawah ini :
1. Tahan terhadap kelembapan
Salah satu kelebihan kayu maple ialah memiliki sifat tahan terhadap suhu kelembaban, yang dimana keunggulan tersebut jarang ada pada kayu komersial kebanyakan.
Tentunya hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengrajin atau produsen furniture untuk dijadikan sebagai bahan material berkualitas.
2. Mudah dalam hal pengolahan
Alasan mengapa para pengrajin furniture atau mebel jepara cukup menyukai maple wood ini lantaran mudah diolah dan dibentuk sesuai kebutuhan.
Akan tetapi, jenis kayu maple lunak lah yang mudah dalam hal pengolahan dan bisa dibentuk berdasarkan keinginan sebab tingkat kekerasannya lebih rendah dibandingkan jenis maple kayu keras.
3. Warna kayu unik
Warna kayu maple terlihat cukup terang dan lembut, dengan perpaduan tekstur halus dan tampilan serat kayu yang lurus menjadikan kayu ini cukup banyak disukai oleh orang-orang.
Sehingga furniture yang terbuat dari maple kayu akan sangat cocok diaplikasikan pada desain interior hunian atau bangunan minimalis modern.
Baca juga : Mengenal kayu kamper, jenis kayu wangi tahan rayap!
4 Manfaat kayu maple yang sering digunakan!

Tidak semua jenis kayu komersial memiliki manfaat yang beragam, ada yang diperuntukan didalam ruangan (indoor) dan ada juga yang diperuntukan di luar ruangan (outdoor).
Sementara untuk kayu maple sendiri cenderung banyak dipakai untuk keperluan didalam ruangan, karena sifat kayunya yang tidak cocok pada kondisi lingkungan pada luar ruangan.
Apa saja kegunaan kayu maple?
Furniture
Salah satu pemanfaatan wood maple yang cukup sering dipergunakan adalah dijadikan sebagai bahan material pembuatan furniture atau bahan mebel.
Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat maple kayu mempunyai warna kayu yang khas dan menarik perhatian terlebih lagi kayunya mudah diolah serta memiliki tekstur halus.
Jenis furniture apa saja yang kerap diolah menggunakan bahan kayu maple?
- Lemari
- Kursi
- Meja
- Rak
- Plywood
- Kayu lapis
Papan skateboard
Skateboard sering dibuat dari kayu maple, yang memiliki tekstur permukaan halus dan cukup tahan lama. Plus, itu lembut, sehingga mudah dibentuk dan diproses.
Bahkan saat ini, banyak orang menggunakan maple untuk kebutuhan skateboard mereka. Skateboard yang terbuat dari kayu maple juga lebih terjangkau, bahkan lebih murah.
Baca juga : 5 Deretan finishing kayu terbaik
Gitar akustik

Selain digunakan untuk furniture, salah satu kegunaan maple adalah untuk membuat gitar, terutama pada neck dan fretboard.
Maple adalah bahan baku yang bagus untuk gitar karena menghasilkan nada yang cerah dengan sustain yang baik.
Baik jenis maple lunak maupun keras (maple soft wood & maple hard wood) kedua jenis kayu tersebut dapat digunakan untuk fretboard dan neck gitar. Terutama gitar akustik.
Lantai kayu parket
Meskipun jarang, namun kayu maple ini di berbagai negara luar kerap kali dipergunakan sebagai interior lantai atau parket. Di indonesia sendiri cukup jarang, bahkan tidak ada kayanya.
Sebagai alternatif penggantinya, disediakan lantai parket kayu jati dan flooring parquet kayu merbau untuk memenuhi kebutuhan penutup lantai bangunan.
Artikel terkait : Harga lantai kayu
Cukup sekian pembahasan kita kali ini mengenai kayu maple, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.
