mengenal jenis finishing lantai kayu

Mengenal 4 Jenis Bahan Finishing Lantai Kayu Terbaik

Finishing lantai kayu – Salah satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan saat memasang lantai kayu adalah memilih jenis bahan finishing terbaik untuk digunakan. Salah pilih, lantai kayu bisa kurang bagus dipandang bahkan bisa rusak.

Oleh karena itu, kami lantai kayu Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi bahan finishing terbaik untuk lantai kayu parket, agar lantai kayu parket bisa awet terpasang dan nyaman digunakan. Simak terus.

Apa itu finishing lantai kayu?

Finishing lantai kayu adalah proses penutupan atau perlindungan permukaan lantai kayu dengan lapisan bahan tertentu setelah proses pengampelasan dan pembersihan selesai dilakukan.

biaya oprasional finishing lantai kayu

Tujuan dari proses finishing adalah untuk melindungi permukaan lantai kayu dari kerusakan dan abrasi, serta memberikan tampilan yang lebih estetis dan menarik.

Finishing lantai kayu dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti pemberian cat, lak, stain, atau minyak. Setiap jenis finishing memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing tergantung pada jenis kayu dan tujuan pemakaian.

Selain itu, pemilihan finishing yang tepat juga harus mempertimbangkan faktor kepraktisan, daya tahan, dan biaya perawatan dalam jangka panjang.

Baca juga : 5 Jenis finishing kayu terbaik

Alasan Kenapa Proses Finishing Tidak Boleh dilewatkan

Proses finishing bertujuan untuk melindungi lantai kayu dari kerusakan dan abrasi, serta memberikan tampilan yang lebih estetis dan menarik.

perbedaan finishing lantai kayu dan yang tidak

Lantai kayu yang tidak di finishing akan lebih mudah terkena goresan, noda, dan kotoran, sehingga akan lebih sulit untuk membersihkannya dan juga lebih cepat mengalami kerusakan.

Proses finishing lantai kayu juga akan meningkatkan ketahanan dan daya tahan lantai kayu dalam jangka waktu yang lama. Dengan pemberian lapisan pelindung, lantai kayu dapat lebih tahan terhadap paparan air, cahaya matahari, dan juga serangan serangga atau jamur.

Selain itu, pemberian finishing pada lantai kayu juga dapat meningkatkan nilai estetika ruangan. Dengan berbagai pilihan warna dan jenis finishing yang tersedia, pemilik rumah dapat memilih tampilan lantai kayu yang sesuai dengan gaya dan dekorasi interior rumah mereka.

Baca juga : Rekomendasi Cat Lantai Kayu Dan Cara Mengolesnya

Keunggulan lantai kayu Bila finishing

Penjual lantai kayu Indonesia
  1. Lebih Tahan Lama
    Finishing lantai kayu melindungi permukaan lantai kayu dari goresan, noda, air, dan kerusakan lainnya, sehingga membuat lantai kayu lebih tahan lama.
  2. Mudah Dibersihkan
    Lantai kayu yang telah di finishing akan lebih mudah dibersihkan dan dirawat, karena permukaannya dilapisi dengan lapisan pelindung yang membuatnya lebih tahan terhadap noda dan kotoran.
  3. Lebih Menarik
    Finishing lantai kayu dapat memberikan tampilan yang lebih menarik dan estetis pada lantai kayu. Dengan berbagai pilihan warna, tekstur, dan pola, lantai kayu dapat disesuaikan dengan gaya dan dekorasi interior rumah.
  4. Tahan terhadap Air
    Finishing lantai kayu dapat membuat lantai kayu lebih tahan terhadap air, sehingga dapat digunakan di ruangan-ruangan yang memiliki risiko terkena air seperti kamar mandi atau dapur.
  5. Tahan terhadap Serangan Serangga dan Jamur
    Lapisan finishing juga dapat melindungi lantai kayu dari serangan serangga dan jamur, sehingga membuat lantai kayu lebih tahan lama dan aman dari kerusakan akibat serangan hama.
daftar harga lantai kayu

List Lantai kayu Solid Terbaik

Ingin hunian lebih indah? Gunakan lantai kayu solid. Coraknya yang alami menjadikan suasana rumah lebih asri dan elegan.

Daftar bahan Finishing lantai Kayu Terbaik

jenis bahan finishing lantai kayu

Dari sekian banyaknya jenis bahan finishing lantai parket, hanya terdapat beberapa jenis saja yang paling sering digunakan sesuai kebutuhan. Diantaranya :

1. Bahan UPL (Ultran Parquet Lack) dari PU (Poly Urethane)

Bahan UPL merupakan bahan finishing berbasis PU yang digunakan untuk melapisi permukaan kayu agar lebih tahan terhadap abrasi, goresan, dan noda. UPL biasanya digunakan pada lantai kayu, furniture dan wall panel kayu.

2. Bahan APL (Aqua Parquet Lack)

Bahan APL merupakan bahan finishing berbasis air yang digunakan untuk melapisi permukaan kayu agar lebih tahan terhadap abrasi, goresan, dan noda. APL biasanya digunakan pada furniture, lantai kayu parket, panel kayu dan elemen dekorasi kayu lainnya.

3. Bahan melamine 2 komponen

Bahan Melamine 2 Komponen adalah bahan finishing yang terbuat dari resin melamine yang dicampur dengan hardener. Bahan ini umumnya digunakan untuk melapisi permukaan kayu agar lebih tahan terhadap goresan, baret, dan noda. Melamine 2 Komponen biasanya digunakan pada lantai parket kayu, furniture, dinding kayu, plafon lambersering dan panel kayu.

4. Bahan ultran lasur

Bahan Ultran Lasur merupakan bahan finishing untuk kayu outdoor yang mengandung pigmen dan bahan tambahan yang membantu melindungi kayu dari sinar UV dan cuaca.

Ultran Lasur biasanya digunakan pada kayu untuk dinding luar, pagar, dan furniture taman. Bahan ini juga bisa memberikan tampilan yang natural pada kayu outdoor.

Baca juga : Harga parket kayu jati

Proses finishing lantai kayu dari awal hingga akhir

proses finishing lantai kayu parket

Berikut adalah beberapa tahapan umum dalam proses finishing lantai kayu dari awal hingga akhir:

1. Pembersihan dan Persiapan Permukaan

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan permukaan lantai benar-benar bersih dari debu, kotoran, atau sisa-sisa material lain. Proses ini sangat penting agar hasil finishing nantinya merata dan melekat sempurna. Gunakan vacuum cleaner atau kain lembap untuk membersihkan area lantai, kemudian pastikan permukaan dalam keadaan kering sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Proses Pengamplasan

Tahapan ini dilakukan menggunakan mesin amplas khusus lantai kayu. Tujuannya adalah untuk meratakan permukaan, menghilangkan goresan halus, noda, dan baret, serta membuka pori-pori kayu agar bahan finishing bisa meresap dengan optimal. Umumnya, pengamplasan dilakukan dalam beberapa tahap, dimulai dari amplas kasar ke halus, demi hasil yang maksimal.

3. Pewarnaan atau Pengecatan Dasar

Jika Anda menginginkan tampilan warna tertentu pada lantai kayu, proses pengecatan dasar atau pewarnaan bisa dilakukan setelah pengamplasan. Pewarna kayu dapat mempertegas serat kayu dan menciptakan nuansa interior yang sesuai dengan gaya rumah Anda.

4. Aplikasi Bahan Finishing

Inilah tahap inti dalam proses finishing lantai kayu. Bahan finishing diaplikasikan untuk memberikan perlindungan sekaligus memperindah permukaan lantai.

Proses ini bisa dilakukan dengan kuas, rol, atau mesin spray, tergantung dari jenis bahan dan luas area.

5. Pengeringan yang Optimal

Setelah bahan finishing diaplikasikan, tahap pengeringan sangat krusial. Lantai harus dibiarkan mengering selama beberapa jam hingga beberapa hari, tergantung pada jenis bahan finishing yang digunakan serta kondisi lingkungan seperti suhu dan kelembapan ruangan. Jangan menginjak lantai selama masa pengeringan untuk menghindari bekas kaki atau kerusakan pada lapisan finishing.

Baca juga : 6 Tips merawat lantai kayu dirumah

Demikian pembahasan kita kali ini, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat dan membantu ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.

Scroll to Top