mengenal olahraga Squash

Apa itu Olahraga Squash Dan Jenis Lantai Terbaiknya

Cabang olahraga Squash memang tidak begitu populer di Indonesia, dan mungkin sebagian orang baru mendengarnya kali ini. Bila anda mengenal olahraga badminton atau tenis, Squash ini memiliki cara bermain yang hampir sama.

Nah, terkhusus untuk Anda yang sudah kenal dengan olahraga ini dan sedang mencari kontraktor dan supplier bahan bangunan untuknya, mungkin kami bisa membantu Anda. Kita mulai dari mengenal olahraga squash dan jenis lantai terbaiknya.

Baca juga : Mengenal sejarah bulutangkis, ukuran lapangan, cara bermain dan jenis lantainya!

Panduan Ringkas Bermain Squash untuk Pemula

mengenal olahraga Squash

Squash adalah olahraga raket dalam ruangan yang menuntut kecepatan, refleks, dan strategi. Meski belum sepopuler tenis di Indonesia, squash memiliki keunggulan sebagai olahraga yang efisien membakar kalori dan mengasah fokus.

1. Peralatan Utama

  • Raket Squash = Lebih ringan dan ramping dibanding raket tenis.
  • Bola Squash = Kecil dan terbuat dari karet, tersedia dalam berbagai tingkat pantulan (ditandai dengan titik warna).
  • Sepatu Non-Marking = Khusus untuk lapangan indoor agar tidak meninggalkan bekas dan menjaga cengkeraman saat bergerak.

2. Struktur Lapangan

Lapangan squash berdinding empat, berukuran ±9,75 meter panjang dan 6,4 meter lebar. Terdapat garis batas atas, bawah, serta area servis. Dinding dirancang memantulkan bola secara konsisten, umumnya dari kaca atau plester halus.

cara bermain olahraga squash

3. Teknik Pukulan Dasar

  • Forehand & Backhand = Pukulan dasar dari sisi dominan dan sebaliknya.
  • Volley = Memukul bola sebelum menyentuh lantai.
  • Drop Shot =Pukulan pendek untuk mengecoh lawan.
  • Boast = Bola dipantulkan dulu ke dinding samping.

4. Sistem Skor

Setiap game dimainkan hingga 11 poin dengan sistem rally point. Jika skor 10-10, pemenang harus unggul dua poin. Pertandingan biasanya best-of-five (tiga game kemenangan).

5. Servis

Servis dilakukan dari kotak servis, bola harus mengenai dinding depan dan mendarat secara diagonal di area lawan. Setelah itu, rally dimulai bebas.

Baca juga : Lantai lapangan basket indoor

Jenis lantai lapangan squash paling banyak digunakan

Penjual lantai kayu Indonesia

Terdapat beberapa jenis lantai lapangan olahraga yang biasa digunakan, namun berbeda halnya dengan lapangan squash karena selain indoor dan penggunaannya juga cukup terbatas. Sehingga tidak semua jenis lantai indoor dapat diaplikasikan pada lapangan olahraga squash.

Lalu, jenis lantai apa saja yang kerap digunakan pada lapangan squash indoor? Simak ulasannya dibawah ini :

1. Vinyl flooring

Vinyl flooring adalah jenis lantai yang terbuat dari bahan vinyl atau polivinil klorida (PVC). Ini adalah salah satu jenis lantai yang populer karena memiliki beberapa keunggulan.

lantai vinyl motif kayu lapangan squash

Vinyl flooring tahan terhadap air, tahan lama, mudah dibersihkan, tahan terhadap goresan, dan memiliki berbagai pilihan desain yang menarik. Sehingga cocok diterapkan pada lapangan olahraga squash indoor.

Ada dua jenis utama vinyl flooring, yaitu vinyl plank dan vinyl tile. Vinyl plank memiliki tampilan yang mirip dengan kayu, sementara vinyl tile menyerupai ubin keramik.

Keduanya tersedia dalam berbagai gaya, warna, dan tekstur, memberikan fleksibilitas dalam pemilihan desain sesuai dengan kebutuhan dan selera Anda.

Kisaran harga vinyl flooring bervariasi tergantung pada kualitas dan mereknya. Secara umum, harga per meter persegi vinyl flooring dimulai dari sekitar Rp. 200.000 hingga Rp. 250.000 per meter persegi.

Harga juga dapat dipengaruhi oleh ketebalan, lapisan pelindung, dan teknologi yang digunakan dalam pembuatannya. Pastikan untuk membandingkan berbagai merek dan kualitas sebelum membuat keputusan pembelian.

Baca juga : Perbedaan harga lantai vinyl dan laminasi flooring

2. SPC flooring

SPC flooring adalah singkatan dari Stone Plastic Composite flooring. Ini adalah jenis lantai yang terbuat dari campuran serbuk batuan kapur, plastik dan stabilizer. SPC flooring dikenal karena kekakuan dan kekuatannya yang tinggi, membuatnya tahan terhadap goresan, noda, dan keausan.

lantai SPC untuk lapangan squash

Lantai SPC terdiri dari beberapa lapisan. Lapisan paling atas adalah lapisan pelindung yang melindungi lantai dari kerusakan fisik dan noda. Di bawahnya, ada lapisan cetak yang memberikan penampilan dan tekstur kayu, batu, atau pola lainnya.

Lapisan inti terbuat dari campuran serbuk batu dan plastik yang memberikan kekakuan dan stabilitas lantai. Terakhir, ada lapisan bawah yang berfungsi sebagai penguat dan penahan kelembaban.

Keuntungan menggunakan SPC flooring adalah tahan lama, tahan air, mudah perawatannya, dan tahan terhadap perubahan suhu dan kelembaban. Selain itu, lantai SPC juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti formaldehida.

SPC flooring populer digunakan di berbagai tempat, termasuk rumah tinggal, perkantoran, toko, dan lapangan olahraga indoor seperti badminton, basket hingga squash.

Baca juga : Karakteristik dan merk lantai SPC

3. Lantai laminasi

Lantai laminasi adalah jenis lantai yang terbuat dari beberapa lapisan bahan, termasuk serat kayu yang ditekan bersama dengan resin melamin untuk menciptakan permukaan yang tahan lama dan tahan terhadap goresan. Lantai laminasi biasanya terlihat seperti kayu alami, tetapi ada juga pilihan dengan tampilan batu atau ubin.

ukuran lapangan squash indoor

Keuntungan lantai laminasi termasuk kemudahan pemasangan, perawatan yang mudah, dan tahan terhadap noda dan goresan. Mereka juga relatif terjangkau dibandingkan dengan lantai kayu solid atau lantai ubin.

Harga lantai laminasi bervariasi tergantung pada merek, kualitas, dan desain yang dipilih. Secara umum, harga lantai laminasi berkisar antara Rp. 210.000 hingga Rp. 270.000 per meter persegi. Hal ini bisa menjadi solusi pilihan alternatif untuk lapangan indoor olahraga squash selain vinyl.

Baca juga : Ciri-Ciri Laminate Flooring Terbaik, Jangan Salah Pilih!

4. Lantai kayu parket

Lantai kayu parket adalah jenis lantai yang sering digunakan untuk lapangan squash. Ini terbuat dari lapisan kayu keras yang dipasang secara berurutan untuk membentuk permukaan yang kuat dan tahan lama. Kayu yang biasa digunakan termasuk kayu jati, merbau hingga sonokeling.

jenis lantai kayu lapangan squash

Ingin Miliki Lantai Kayu di Atas?

Yuk konsultasi gratis sekarang!

WhatsApp WhatsApp

Lantai kayu parket memiliki beberapa keunggulan untuk lapangan squash. Pertama, permukaannya halus dan tidak terlalu licin, sehingga memungkinkan pemain untuk bergerak dengan cepat dan menghindari cedera.

Selain itu, lantai ini memiliki kekuatan yang baik dan mampu menahan tekanan dari lonjakan aktivitas fisik yang tinggi selama pertandingan squash.

Selain itu, lantai kayu parket juga memberikan karakteristik lompatan bola yang baik. Bola akan memantul dengan konsistensi yang baik dan tidak bergelombang di permukaan lantai.

Ini penting dalam permainan squash karena pemain mengandalkan pantulan bola yang tepat untuk mengembangkan strategi dan melakukan serangan.

Dalam hal perawatan, lantai kayu parket biasanya dilap dengan lap lembut dan dibersihkan secara teratur untuk menjaga kebersihannya.

Lantai kayu parket adalah pilihan yang populer untuk lapangan squash karena kombinasi kekuatan, keamanan, dan kualitas pantulan bola yang baik.

Artikel terkait : Harga Lantai Kayu parket per meter

Demikian ulasan kita kali ini, mengenal olahraga Squash, semoga artikel diatas bermanfaat ya. Terimakasih.

Scroll to Top