Perbandingan Lantai Kayu dan Lantai Keramik

Perbandingan Lantai Kayu dan Lantai Keramik

Begitu banyak jenis lantai di tahun sekarang ini mulai dari ubin dari semen, lantai ubin keramik, lantai marmer, lantai dari batu granit yang dihaluskan, lantai kayu dan lainnya.

Lantai tidak hanya digunakan untuk pijakan saat kita beraktifitas, tapi juga sebagai penunjang keindahan suatu bangunan agar terlihat lebih mewah dan bagus.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai perbandingan lantai kayu dan lantai keramik, sebaiknya kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

perbandingan Lantai Kayu dan Lantai Keramik

Mengenal Lantai Kayu

Lantai kayu merupakan pijakan berbahan dasar kayu yang standarnya berbentuk potongan potongan kasar ataupun potongan panjang, plank memiliki alur dan lidah pada bagian samping memiliki tebal 10-18mm lantai kayu digemari oleh pencinta interior bergaya natural seperti Contemporary, Rustic, Industrial, dan Vintage.

Lantai kayu memiliki beberapa jenis yang perlu anda ketahui, seperti :

Jenis lantai kayu yang terbuat dari kayu solid atau kayu murni, memiliki keunggulan keawetan yang tahan lama dari lantai kayu jenis lainnya.

Lantai solid

Lantai solid yang berbahan jati lama kelamaan warnanya akan semakin bagus seiring berjalannya waktu.

Lantai kayu Enginered

Lantai kayu Enginered terbuat dari kayu asli yang kualitas kayunya lebih rendah dari kayu solid, berupa lapisan kayu tipis dan bagian bawahnya dilapisi oleh kayu dengan kualitas yang lebih rendah dari lapisan diatasnya.

Lantai Kayu Laminate

Lantai Kayu Laminate merupakan lapisan kayu yang dibuat dari serbuk kayu sisa yang telah di press sehingga menjadi lebih padat, lantai kayu jenis ini lebih murah di bandingkan dari lantai jenis solid dan engineered karena tidak terbuat dari kayu sungguhan atau yang di sebut MDF (Medium Density Fiberboard) visual dari lantai ini biasanya terlihat lebih glossy sehingga lantainya pun cenderung licin.

Mengenal Lantai keremik

Lantai keramik merupakan alas penutup lantai pijakan yang hanya beralas semen yang dihaluskan, digunakan untuk memper indah ruangandan untuk kenyamanan beraktifitas.

Bentuk dan motifnya bervariasi, lantai keramik terbuat dari tanah liat yang dilapisi dengan glazur ada juga yang berbahan porselin yang merupakan campuran dari bahan-bahan feldspar, pasir kuarsa, dan tanah liat.

Campuran ini di keringkan agar menjadi butiran yang halus untuk selanjutnya di press menjadi berbentuk ubin biasanya berbentuk persegi, setelah itu di bakar dengan suhu 1400 derajat celcius.lalu finishing dengan melakukan pemolesan, ubin porselin lebih mahal dari pada ubin berbahan glazur karena ubin porselin melalui proses finishing pemolesan sedangkan glazur tidak.

Berikut penjelasan detail mengenai perbedaan lantai keramik berbahan porselin dengan glazur :

Ubin glasir atau ubin nonporselen

Ubin glasir atau ubin nonporselen terbuat dari campuran tanah liat berwarna merah dan putih dicampur dengan lapisan kaca yang akan menimbulkan warna dan pola di akhir proses pembuatan. Biasa digunakan di dinding kamar mandi atau di tempat yang jarang orang berlalu lalang karena mudah sekali retak dari pada ubin porselen.

Ubin porselen lebih kokoh, padat dan tahan lama dari ubin keramik glasir. Ubin porselen cocok di pasang di tempat yang sering di lewati orang, karena jauh lebih keras dan tahan uas sehingga tidak mudah pecah ataupun retak. Harga ubin porselen cenderung lebih mahal 15% dari ubin nonporselen.

Setelah mengenali sifat dan jenis dari lantai kayu dan lantai keramik pada penjelasan sebelumnya, berikut dibawah ini merupaakn perbandingan dari kedua lantai tersebut:

Dari segi desain interior lantai kayu lebih cocok untuk desain Natural, Rustic, Vintage, Industrial, Contemporary yang membawa kesan hangat sedangkan untuk lantai keramik lebih cocok di padupadankan dengan desain interior seperti gaya maroko, minimalis, bohemian,eklektik yang cenderung menggunakan keramik sebagai material alas pijakan.

Lantai Keramik tidak menyerap dan menahan suhu.berbeda dengan lantai kayu yang dapat meyerap panas ke pori-porinya membuat keramik akan tetap memberikan efek dingin atau sejuk di bandingkan dengan lantai kayu.

Dalam pemilihan lantai kita harus memahami cuaca dari daerah yang akan kita tinggali, misalnya daerah Jakarta yang merupakan daerah tropis dan berhawa panas sehingga cocok dengan lantai keramik.

Sedangkan di daerah yang cenderung udaranya dingin, lantai kayu merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan pijakan dirumah anda.

cara perawatan Lantai Keramik

Perawatan lantai yang paling mudah adalah perawatan lantai keramik karena cukup disapu dan di pel saja. Berbeda dengan perawatan lantai kayu yang disarankan untuk dilakukannya penyemprotan ulang lantai kayu dan pelapis kayu agar kayu lantai dapat tetap terjaga dan tidak lapuk.

Dari segi harga keramik terbilang lebih murah dari lantai kayu, untuk installasi keduanya mudah-mudah saja. Lantai kayu maupun lantai keramik sama bagus dan indahnya bila tetap di rawat dan dipelihara secara rutin.

Perhatikan kebutuhan dan kenyamanan dalam mendekorasi interior rumah anda, jangan sampai salah memilih karena dengan kenyamanan anda akan mendapat hari yang lebih berkualitas.

1 komentar untuk “Perbandingan Lantai Kayu dan Lantai Keramik”

  1. Ping-kembali: perbedaan lantai laminated dan Vinyl | parket

Tinggalkan Balasan

Open chat
hallo..
apa yang bisa saya bantu..??!
%d blogger menyukai ini: