kelebihan dan kekurangan bata ringan

Mengenal Batu Bata Hebel Beserta Harga dan 10 Plus-Minus

Bata Hebel – Ketika akan membangun sebuah rumah atau hunian pastinya kita menginginkan hal terbaik, mulai dari gaya arsitektur bangunan atau desain hingga bahan material yang digunakan.

Salah satu bahan bangunan yang tidak boleh terlewatkan selain material kayu adalah material batu bata, sebab dipakai untuk membuat pondasi atau dinding pada bangunan.

Jenis batu bata yang kerap kali dipergunakan di dalam konstruksi bangunan terutama dalam pembangunan hunian tempat tinggal menggunakan batu bata merah. Karena selain harganya murah namun mudah didapatkan.

cara mengukur bata ringan

Namun selain bata merah, terdapat salah satu jenis batu bata yang tidak kalah populer dan sering dipakai dalam pembangunan rumah yaitu batu bata putih atau kerap disapa bata hebel.

Pernah dengar jenis material bangunan yang satu ini?

Awal mula berkembangnya material batu bata hebel di Indonesia sendiri dimulai pada tahun 1995-an, yang diproduksi oleh PT. Hebel Indonesia. Sebuah pabrik yang membuat dan menjual jenis batu bata ringan berwarna putih yang berfokus di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Mengenal batu bata hebel

Batu bata hebel atau sering disebut bata ringan karena bobotnya yang enteng merupakan salah satu jenis material bangunan yang terbuat dari berbagai bahan campuran diantaranya gypsum, batuan kapur, pasir silika, air, semen dan alumunium bubuk.

perbandingan bata putih dan bata merah

Semua bahan tersebut dicampur dan dipanaskan dengan tekanan tinggi (hot pressure) menggunakan autoclave. Sehingga batu bata putih tidak hanya kedap suara, tetapi juga tahan api dan tahan jamur.

Secara umum, hebel cenderung lebih cocok digunakan di gedung yang lebih dingin atau suhu rendah karena mampu menyimpan panas dengan baik.

Dengan cara ini tentunya sangat menguntungkan dan dapat menghemat anggaran atau budget dengan tidak menggunakan bahan lain sebagai penghangat.

Terlebih lagi, bata ringan ini dapat dipasang di dalam maupun di luar bangunan dengan finishing plesteran atau cat campuran. Bahan bangunan bertingkat tinggi cocok untuk suhu yang berbeda.

Artikel terkait : Apa itu Keramik?

Ciri khas bata ringan

ciri-ciri bata hebel yang jarang diketahui

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwasanya jenis material batu bata bangunan yang satu ini terbuat dari aneka ragam bahan baku. Namun meski begitu, semuanya aman digunakan alias ramah lingkungan karena tidak mengandung gas beracun.

Terdapat beberapa ciri khas bata hebel atau karakteristik yang cukup umum dipasaran, perlu diketahui bagi kalian yang ingin menggunakan atau membeli batu bata ringan ini agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

1. Jenis-jenis bata putih

Hebel dikenal memiliki dua jenis batu bata yang berbeda, yaitu jenis AAC (Autoclaved Aerated Concrete) dan CLC (Cellular Lightweight Concrete).

Keduanya terbuat dari campuran bahan yang sama, namun dikeringkan dengan cara yang berbeda. Batu bata putih AAC dikeringkan di bawah tekanan tinggi, dan batu bata putih CLC dikeringkan secara alami.

Karena adanya 2 jenis bata Hebel yang berbeda, maka biaya operasional dan tingkat produktivitas pemasangannya pun berbeda. Jenis bata AAC dianggap jauh lebih cepat daripada jenis CLC.

Baca juga : 5 Jenis desain atap rumah paling banyak digunakan!

2. Dimensi ukuran

Setiap jenis batu bata bangunan pastinya memiliki ukuran pasti pada saat di produksi, begitu juga halnya pada bata putih atau hebel ini.

Yang dimana dimensi ukuran rata-rata memiliki panjang sekitar 60 cm dengan tinggi ukuran 20 cm, sedangkan ukuran ketebalannya cukup beragam mulai dari 7,5 cm hingga 20 cm.

3. Harga bata putih

harga batu bata hebel 1 kubik

Batu bata putih cenderung lebih mahal dibandingkan dengan batu bata merah. Ini karena terbuat dari berbagai bahan, berukuran besar, ringan, dan berkualitas baik.

Harga per meter kubik batu bata Hebel di pasaran sekitar Rp. 500 – 650 ribu tergantung ukuran, merk dan type. Pekerjaan konstruksi bangunan dapat disesuaikan dengan ukuran hebel.

Meski harganya relatif cukup tinggi namun sebanding dengan kualitas dan hasil akhir yang didapatkan, bahkan cenderung lebih kokoh dibandingkan dengan jenis batu bata lainnya. Sehingga cocok untuk gedung seperti pabrik, gudang atau hunian bertingkat.

Baca juga : Harga kayu reng

Keuntungan dan kekurangan bata hebel

cara pemasangan batu bata hebel

Seperti yang kita ketahui, bahwasanya material batu bata hebel atau bata ringan ini sering dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pondasi bangunan atau dinding.

Namun sebelum membeli atau menggunakannya, perlu kalian ketahui dulu beberapa poin kelebihan dan kekurangan dari batu bata putih ini agar sesuai perhitungan dan kebutuhan.

Keunggulan bata putih

  • Mempunyai ukuran yang relatif besar sehingga dapat memudahkan proses pengerjaan.
  • Memiliki bobot ringan sehingga dapat memudahkan para pekerja bangunan dalam pengerjaannya.
  • Mampu mengurangi suhu ekstrim di dalam ruangan.
  • Dapat memberikan ventilasi yang cukup bagus.
  • Termasuk sebagai salah satu material batu bata yang ramah lingkungan.
  • Struktur bata hebel yang poros menjadikannya dapat bertahan dari suhu panas atau api, sehingga tidak mudah terbakar.

Kelemahan bata ringan

  • Bata hebel bersifat rapuh, maka dari itu perlu kehati-hatian pada saat proses pemasangan.
  • Hanya tersedia di toko-toko atau distributor besar, dan biasanya tidak menjual eceran atau satuan.
  • Harga batu bata hebel di pasaran relatif mahal dibandingkan harga bata merah konvensional.
  • Proses pengeringan bata ringan dapat memakan waktu yang cukup lama.

Baca juga : Kekurangan dan kelebihan kayu kaso


Demikian pembahasan kita kali ini mengenai seluk-beluk batu bata hebel, mulai dari karakteristik, ukuran, harga beserta kelebihan dan kekurangannya. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat ya. Terimakasih sudah membaca artikel ini hingga akhir.

Scroll to Top