Jenis Kayu Tahan Air

7 Jenis Kayu Tahan Air, Rayap dan Panas Cocok Untuk Bangunan

Kayu Tahan Air Dan Panas – Untuk memenuhi kebutuhan di luar ruangan atau outdoor, material kayu menjadi pilihan selain material besi. Selain bahannya yang banyak disukai, namun tampilan warnanya pun menjadi ciri khas yang perlu dipertimbangkan.

Di era yang modern ini, pemanfaatan kayu untuk luar ruangan sangat beragam mulai dari dijadikan sebagai pagar kayu minimalis, decking, lambersering dinding maupun plafon, furniture outdoor, tangga dan lain sebagainya.

Dikarenakan untuk keperluan outdoor, tentunya membutuhkan jenis material kayu yang mempunyai kualitas tinggi, baik dari tingkat kekerasan, ketahanan maupun keawetannya.

Terlebih lagi jenis kayu tahan air dan panas, anti rayap serta dapat bertahan dari perubahan suhu maupun cuaca. Tidak semua jenis kayu komersial memenuhi kriteria tersebut, hanya beberapa saja.

Rekomendasi 7 jenis kayu tahan air hujan, rayap dan panas

Setidaknya untuk saat ini terdapat 7 jenis kayu tahan air dan tahan rayap yang bisa kalian gunakan, terlebih material kayu outdoor tersebut mudah didapatkan dipasaran.

Jenis Kayu apa saja ? Berikut Jenis kayu yang bisa dipilih, antara lain :

1. Kayu jati

kayu jati tahan terhadap air dan rayap

Hampir semua orang kenal dengan jenis kayu yang satu ini, terlebih yang berkecimpung didunia parkayuan atau di dalam dunia industri furniture atau mebel, pasti sudah tidak asing kembali dengan kayu jati perhutani atau kayu jati belanda.

Karakteristik kayu jati sangat unik dan menarik, selain corak kayu yang khas dan serat kayu yang lurus namun mampu mengeluarkan minyak pelumas alami yang mampu bertahan dari serangan rayap dan cukup tahan terhadap air.

Namun biasanya teak wood ini kebanyakan dipakai untuk menutupi lantai indoor atau parket jati. Harga jenis kayu tahan air yang satu ini dibandrol cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis kayu konvensional pada umumnya.

2. Kayu ulin

kayu ulin merupakan jenis kayu tahan air, rayap dan panas

Salah satu jenis kayu yang memiliki kualitas paling tinggi baik dari segi kekerasan maupun keawetannya yaitu kayu ulin atau ironwood yang banyak ditemukan di wilayah Kalimantan.

Orang-orang menyebutnya dengan sebutan “kayu besi” karena karakteristiknya yang kuat dan awet, tingkat keras kelas I dan tingkat awet kelas I.

Uniknya kayu ulin ini bila terkena air makan sifatnya akan semakin keras, tak heran jika kayu besi khas Kalimantan ini kerap kali dipakai untuk decking outdoor.

Namun tidak jarang juga kebanyakan orang memanfaatkannya sebagai kayu tahan air untuk pagar dan aquascape. Namun untuk segi harga, pada umumnya jenis kayu tahan air ini relatif mahal bila dibandingkan dengan harga kayu lainnya.

Apalagi produk decking bahan kayu ulin memiliki kualitas yang tinggi, sehingga bisa dipilih dengan budget yang lebih besar.

3. Kayu merbau/ipil

kayu merbau cukup tahan terhadap air, rayap dan jamur

Kayu merbau atau ipil ini banyak tumbuh di kawasan Irian Jaya, masyarakat disana mengenal kayu ipil ini dengan sebutan “Kayu besi khas Papua” mirip seperti sebutan kayu ulin, namun bedanya dari segi habitat pertumbuhan.

Untuk mempercantik tampilan area luar ruangan, kayu merbau ini bisa menjadi solusinya karena mempunyai warna yang eksotis yakni merah kecoklat-coklatan dengan highlight warna kuning.

Jenis kayu tahan air ini memiliki tampilan yang menarik, tentunya cocok untuk material dekorasi luar ruangan.

Selain itu, kualitas kayu merbau sendiri tergolong sangat bagus sering dibandingkan dengan kayu jati. Diketahui bahwa merbau ini tahan terhadap suhu ekstrim, baik panas maupun hujan dan tahan terhadap rayap, hama atau serangga.

Baca Juga : Harga Decking Kayu Outdoor Per Meter Mulai Ratusan Ribu!

4. Kayu bengkirai/yellow balau

kayu yellow balau tahan rayap dan tahan air

Jenis kayu tahan air lainnya yaitu kayu bengkirai atau lebih dikenal dengan sebutan yellow balau karena warnanya yang kuning terang kecoklat-coklatan. Kayu outdoor ini banyak ditemukan di daerah Kalimantan.

Dari segi kualitas, kayu yellow balau ini mempunyai tingkat kekerasan kelas I dengan tingkat keawetan kelas II-III. Kayu kelas 1 ini cukup mampu bertahan dari perubahan suhu atau cuaca, tahan rayap, pelapis kayu anti air, tahan panas dan tidak mudah rusak.

Pada umumnya, kayu bengkirai ini banyak dipakai untuk dekorasi luar rumah seperti tangga kayu, model pagar, lantai kayu outdoor, dinding lambersering, plafon kayu minimalis dan furniture luar ruangan.

0812-2345-4419 (Asrul)

5. Kayu keruing

kayu keruing tahan air, rayap, jamur dan panas

Salah satu jenis material kayu tahan air dan panas yang harganya tergolong murah yaitu kayu keruing, pasalnya jenis kayu tahan rayap ini cukup terjangkau dari segi harga ketimbang kayu ulin atau kayu jati.

Kayu kelas 2 ini mempunyai tingkat kekuatan kelas II dengan tingkat keawetan kelas III. Meskipun tergolong sedang, namun kayu tahan air ini mampu bertahan di luar ruangan dalam jangka waktu yang lama.

Hal ini terbukti dengan pemanfaatannya yang sering dipakai untuk dijadikan sebagai plafon kayu outdoor, dinding, pagar, gazebo, decking, furniture atau lain-lain.

Terlebih lagi keruing menjadi salah satu jenis kayu tahan air murah dari segi harga, sehingga tidak heran kegunaannya banyak disukai oleh banyak orang untuk memenuhi berbagai keperluan.

6. Kayu sonokeling

sonokeling cocok untuk outdoor karena tahan air

Bagi kalian yang ingin punya kayu tahan air dengan tampilan warna yang unik dan terlihat elegan, maka kalian bisa memilih kayu sonokeling ini sebagai alternatif pilihan kayu outdoornya, karena sonokeling memiliki warna hitam keungu-ungu dengan aksen warna putih.

Kayu hitam yang mirip eboni ini mempunyai tingkat keawetan kelas I (sangat awet) dan dapat dipergunakan untuk keperluan luar ruangan seperti papan, tiang, pagar, dan sebagai elemen dekorasi outdoor lainnya.

Selain tahan air, kayu ini juga tahan terhadap rayap karena tingkat ketahanannya cukup bagus. Terlebih serat kayunya juga cukup padat dan tekstur permukaan yang cenderung kasar. Ada yang memanfaatkannya sebagai lantai parquet sonokeling.

7. Jenis kayu meranti merah

jenis kayu meranti merah tahan air dan anti rayap

Salah satu jenis kayu meranti yang mempunyai kualitas lebih unggul yaitu kayu meranti merah, ketimbang meranti putih atau kuning. Umumnya kualitas kayu meranti memiliki tingkat kekuatan kelas II-IV dengan tingkat awet kelas III-IV.

Walaupun tergolong rendah, namun meranti ini merupakan kayu tahan air, tahan rayap dan mampu dipergunakan sebagai furniture luar rumah yang kuat.

Namun kelebihan dan kekurangannya perlu kalian pertimbangkan, selain mempunyai warna yang terang akan tetapi perlu kalian ketahui mengenai plus minus sebelum membeli akan tidak menyesal di kemudian hari.

Jadi, jenis kayu tahan air mana yang cocok dipilih?

Scroll to Top