Lantai SPC dikenal sebagai salah satu pilihan lantai modern yang kuat, mudah dirawat, dan memiliki tampilan mewah. Agar lantai ini tetap terlihat baru, perawatannya tidak boleh dilakukan asal-asalan. Berikut panduan lengkap cara membersihkan lantai SPC yang aman dan efektif.
Kenapa Lantai SPC Harus Dibersihkan Secara Rutin?

Membersihkan lantai SPC secara berkala bukan hanya soal menjaga kebersihan, tetapi juga mempertahankan kualitas dan umur pakainya. Lantai SPC memiliki lapisan pelindung (wear layer) yang berfungsi menjaga permukaan tetap tahan gores dan tidak mudah kusam. Namun, jika lantai tidak dirawat secara rutin, lapisan ini bisa mengalami penurunan kualitas.
Debu, pasir, dan kotoran halus lainnya dapat bertindak seperti partikel abrasif. Ketika terinjak berulang kali, partikel ini dapat mengikis permukaan lantai dan menimbulkan goresan kecil yang lama-kelamaan membuat SPC tampak buram. Selain itu, kotoran yang tidak segera dibersihkan dapat menyusup ke celah sambungan dan menumpuk, menyebabkan garis sambungan terlihat kotor, sulit dibersihkan, atau bahkan mengurangi kekuatan pengunci antarpapan.
Perawatan rutin juga membantu menjaga warna lantai tetap cerah dan merata. Tumpahan cairan atau noda kecil yang dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan perubahan warna pada area tertentu, sehingga tampilan lantai menjadi tidak seragam. Dengan membersihkan secara teratur, Anda memastikan lantai SPC tetap tampil elegan, higienis, serta bertahan lebih lama meski digunakan setiap hari.
Cara membersihkannya sangat berbeda dengan material lain sejenis seperti lantai kayu parket, karena butuh perhatian yang cukup intens sekali untuk membersihkannya
Baca juga : Fakta Kelebihan dan Kekurangan Lantai SPC, Mari Bongkar
Tips Membersihkan Lantai SPC dengan Benar

Berikut panduan perawatan harian yang bisa Anda lakukan agar lantai SPC tetap bersih dan tidak cepat kusam:
1. Sapu atau Vacuum Secara Teratur
Debu, pasir, dan partikel kecil lainnya bisa bertindak seperti amplas jika diinjak berulang kali. Karena itu, menyapu atau menggunakan vacuum cleaner sangat penting untuk mencegah goresan halus yang membuat permukaan lantai tampak buram.
Gunakan vacuum dengan mode “hard floor” agar tidak meninggalkan bekas goresan dari roda atau sikatnya.
2. Lap Menggunakan Kain Lembap (Bukan Basah Total)
Lantai SPC memang tahan air, tetapi sambungan antarpapannya tetap perlu dijaga agar tidak terkena air berlebihan.
Kelembapan yang pas membantu mengangkat noda tanpa merusak struktur lantai.
Jika kain terlalu basah, air bisa meresap ke celah dan menurunkan ketahanan lantai dalam jangka panjang.
Peras kain sebaik mungkin sebelum mengepel.
3. Hindari Pembersih Kimia Keras
Bahan pembersih yang mengandung asam, alkali, pemutih, atau solvent kuat dapat mengikis lapisan permukaan SPC.
Efeknya bisa berupa warna pudar, permukaan menjadi kusam, bahkan tekstur lantai berubah kasar.
Gunakan pembersih dengan pH netral untuk menjaga coating lantai tetap terlindungi.
4. Gunakan Cairan Pembersih Ringan yang Aman untuk SPC
Produk pembersih seperti super pel atau pembersih lantai ringan lainnya sudah cukup untuk menjaga kebersihan sehari-hari.
Pilih produk yang memiliki label “aman untuk vinyl” atau “safe for SPC flooring” agar tidak merusak lapisan wear layer.
Jangan gunakan pembersih berbahan minyak karena bisa meninggalkan lapisan licin pada permukaan lantai.
5. Hindari Penggunaan Air Berlebihan
Saat mengepel, gunakan air secukupnya—cukup untuk melembapkan kain, bukan membuatnya menetes.
Terlalu banyak air dapat menggenang dan mengalir ke celah, terutama pada area yang sering dilalui.
Jika ada genangan air, segera keringkan menggunakan kain kering agar lantai tetap aman dan tahan lama.
Pembersih yang Aman untuk Lantai SPC
Memilih pembersih yang tepat sangat penting untuk menjaga tampilan dan ketahanan lantai SPC. Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Gunakan Pembersih Khusus Vinyl atau SPC
Pembersih yang diformulasikan khusus untuk vinyl/SPC biasanya memiliki kandungan kimia yang lebih lembut dan tidak mengikis lapisan pelindung (wear layer). Produk jenis ini mampu mengangkat kotoran tanpa merusak tekstur atau warna lantai.
Jika ingin lebih aman lagi, pilih pembersih berlabel pH netral, karena jenis ini tidak bersifat korosif.
2. Hindari Pembersih Berbahan Minyak
Produk berbasis minyak (oil-based cleaner) memang membuat lantai terlihat kinclong di awal, tetapi efek jangka panjangnya buruk:
- Memicu permukaan menjadi licin dan berbahaya.
- Menyisakan lapisan residu yang mudah menangkap debu.
- Bisa mengubah tampilan lantai menjadi tidak merata karena kilap berlebihan di beberapa area.
Karena itu, pembersih jenis ini tidak direkomendasikan untuk lantai SPC.
3. Tidak Mengandung Pemutih, Asam, Alkali, atau Solvent Kuat
Bahan-bahan kimia tersebut dapat mengikis lapisan pelindung SPC dan membuat warna cepat pudar.
Contohnya:
- Cairan pemutih (bleaching)
- Pembersih toilet
- Pembersih karbol berkonsentrasi tinggi
- Pembersih dengan kadar amonia yang kuat
Jenis pembersih ini dapat membuat permukaan lantai menjadi kusam dan tidak lagi tahan gores.
4. Pilih Pembersih Berbentuk Cair, Bukan Pasta atau Krim Abrasif
Pembersih pasta dan krim biasanya memiliki partikel abrasif yang bisa meninggalkan goresan halus pada permukaan SPC.
Lebih baik gunakan pembersih cair yang konsistensinya ringan dan aman untuk digunakan setiap hari.
5. Pembersih Homemade yang Aman (Opsional)
Jika ingin membuat pembersih sendiri, Anda bisa menggunakan campuran sederhana berikut:
- Air hangat + sedikit sabun cair pH netral.
- Hindari campuran yang mengandung cuka atau baking soda karena sifatnya asam/alkali sehingga berpotensi merusak SPC.
Campuran ini aman dipakai untuk pembersihan rutin tanpa mengubah tekstur lantai.
Baca juga : Cara Merawat Lantai Kayu untuk Mempertahankan Kualitasnya
Cara Menghilangkan Noda pada Lantai SPC
Membersihkan noda pada lantai SPC sebenarnya mudah, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat. Berikut penjelasan lengkap untuk menjaga lantai tetap bersih tanpa merusak lapisan pelindungnya:
1. Bersihkan Noda Sebelum Mengering
Noda yang masih basah lebih mudah diangkat dibandingkan noda yang sudah menempel lama.
Jenis noda seperti saus, minuman manis, minyak, atau cipratan kosmetik bisa meninggalkan bekas jika dibiarkan mengering.
Dengan membersihkannya segera, Anda mencegah zat tersebut meresap ke pori mikro permukaan SPC.
2. Gunakan Kain Lembap dengan Sabun Cair Ringan atau Pembersih Khusus SPC
Kain lembap membantu mengangkat noda tanpa membuat air berlebihan mengalir ke celah lantai.
Sabun cair pH netral atau pembersih khusus SPC bekerja melunakkan noda sehingga lebih mudah dibersihkan.
Pastikan sabun yang digunakan tidak mengandung pemutih, amonia, atau bahan abrasif agar lapisan wear layer tetap aman.
3. Usap Secara Perlahan, Bukan Diggosok Kasar
Gosokan kasar dapat merusak tekstur permukaan lantai, terutama pada area yang sering dilewati.
Usap perlahan dengan gerakan memutar, ulangi jika noda belum hilang.
Jika diperlukan, diamkan kain lembap yang sudah diberi sabun selama 1–2 menit di atas noda agar kotoran melunak.
4. Untuk Noda yang Lebih Bandel, Gunakan Teknik Tambahan
Beberapa jenis kotoran kadang membutuhkan perlakuan sedikit berbeda:
- Noda berminyak: gunakan sabun cair pH netral, hindari pembersih berbahan minyak.
- Noda tinta atau spidol: coba lap dengan sedikit alkohol 70% pada kapas, lalu langsung bilas dengan air bersih.
- Noda lem atau residu stiker: gunakan air hangat dan lap lembut, lalu bersihkan dengan sabun ringan.
Pastikan penggunaan bahan tambahan seperti alkohol tidak berlebihan dan hanya pada noda kecil.
5. Keringkan Area yang Sudah Dibersihkan
Setelah noda terangkat, segera keringkan area tersebut menggunakan kain kering.
Tujuannya agar tidak ada sisa air yang meresap ke sambungan dan untuk menghindari bekas air (water spot).
6. Semakin Cepat Dibersihkan, Semakin Aman untuk Lantai
Noda yang dibiarkan terlalu lama bisa mengubah warna permukaan atau menyebabkan kilap lantai menjadi tidak merata.
Selain itu, beberapa bahan makanan memiliki warna yang kuat (misalnya kecap, kopi, saus sambal), sehingga lebih aman jika langsung dibersihkan begitu tumpah.
Baca juga : Cara Membersihkan Decking Kayu agar Tetap Awet
Hal-hal yang Harus Dihindari agar Lantai SPC Tetap Awet
Agar lantai SPC tetap tahan lama dan tidak cepat rusak, ada beberapa hal penting yang sebaiknya tidak dilakukan. Kesalahan kecil dalam perawatan dapat memengaruhi tampilan maupun ketahanan lantai dalam jangka panjang.
1. Jangan menggosok lantai dengan sikat keras atau alat pembersih kasar.
Sikat kawat, spons abrasif, atau alat pembersih dengan permukaan kasar dapat mengikis lapisan pelindung (wear layer) lantai SPC.
Akibatnya:
- Permukaan menjadi kusam.
- Tekstur lantai berubah lebih kasar.
- Rentan muncul goresan halus yang sulit dihilangkan.
Gunakan selalu kain lembut atau mop microfiber yang aman untuk vinyl/SPC.
2. Hindari cairan pembersih yang mengandung asam kuat, pemutih, atau alkali.
Bahan kimia keras seperti cairan pemutih (bleach), pembersih kamar mandi, atau produk alkali tinggi bisa merusak lapisan coating SPC.
Efek buruk yang dapat terjadi:
- Warna lantai memudar.
- Permukaan menjadi tidak rata atau tampak bercak.
- Lapisan pelindung terkikis sehingga lantai lebih mudah tergores.
Pilih pembersih pH netral atau produk yang memang diformulasikan untuk vinyl/SPC.
3. Jangan menempatkan benda super berat tanpa alas karena dapat meninggalkan bekas.
Perabot besar seperti lemari kayu solid, kulkas, atau meja besi bisa memberikan tekanan besar pada satu titik.
Jika diletakkan langsung tanpa alas:
- Permukaan lantai dapat penyok (indent).
- Sambungan antarplank mengalami tekanan dan melemah.
- Warna dapat berubah di area yang tertutup terlalu lama.
Gunakan alas karet, felt pad, atau tatakan furniture untuk melindungi permukaannya.
4. Hindari penggunaan produk pembersih yang tidak direkomendasikan oleh produsen lantai SPC.
Setiap produsen SPC biasanya memberikan petunjuk perawatan khusus. Menggunakan produk di luar rekomendasi bisa memberikan dampak negatif, seperti:
- Residu lengket yang sulit dibersihkan.
- Permukaan menjadi licin dan berbahaya.
- Timbul noda atau bercak permanen akibat reaksi kimia tertentu.
Selalu cek label produk sebelum digunakan dan pastikan sesuai dengan jenis lantai Anda.
Perawatan lantai SPC sebenarnya sederhana, asalkan dilakukan secara rutin dan menggunakan produk yang tepat. Hindari penggunaan bahan kimia keras dan alat pembersih kasar, lalu bersihkan noda secepat mungkin agar tidak membekas. Dengan perawatan yang benar, lantai SPC akan tetap terlihat baru, bersih, dan elegan dalam jangka waktu panjang.
